Kenyataannya adalah bahwa kita tidak akan pernah dapat menemukan alat musik yang pertama karena semua orang primitif di seluruh dunia tampaknya telah membuat musik yang sejenis. Musik itu biasanya mempunyai arti keagamaan dan diiringi oleh para penonton dapat menari, bermain tambur, atau bertepuk tangan dan menyanyi dengan iringan musik itu. Hal itu dilakukan bukan untuk sekedar bersenang-senang. Musik primitif mempunyai makna sebagai bagian dari kehidupan orang-orang itu.
Namun, legenda Pan dan buluh-buluh itu menunjukkan bagaimana manusia pertama kali mempunyai gagasan untuk membuat berbagai alat musik. Manusia mungkin telah meniru suara-suara alam, atau menggunakan benda-benda alamih yang ada di sekitarnya untuk menciptakan musiknya.
Alat musik pertama adalah drum. Kemudian, manusia menemukan alat-alat musik tiup, yang dibuat dari tanduk-tanduk hewan. Dari alat-alat musik tiup yang sederhana ini berkembang alat-alat musik kuningan modern. Karena manusia melatih rasa seninya, ia mulai menggunakan buluh-buluh dan dengan demikian menghasilkan nada-nada yang lebih alamiah, yang mempunyai tingkat keindahan yang lebih tinggi.
Terakhir, manusia menemukan pemakaian senar dan menemukan lire dan kecapi yang sederhana yang kemudian berkembang menjadi alat-alat musik yang dimainkan dengan busur.Pada jaman pertengahan, para Pahlawan Perang Salib membawa kembali banyak alat-alat musik timur yang aneh. Alat-alat musik ini, yang dipadukan dengan alat-alat musik rakyat yang telah ada di Eropa, berkembang menjadi alat musik-alat musik yang banyak digunakan sekarang ini.

